Fakta Anak Broken Home Yang Tidak Selamanya Buruk

Jika berbicara keluarga, maka hal yang bisa kita bayangkan adalah keluarga yang bahagia, berkumpul bersama, menghabiskan waktu dan bercengkrama serta keluarga yang lengkap mulai dari ayah dan ibu, serta keluarga dan saudara yang harmonis. Sayangnya beberapa anak harus mengalami masalah keluarga, seperti kondisi yang tidak harmonis dan seperti yang dibayangkan. Hal ini menjadikan banyak sekali anak-anak yang menjadi korban “broken home” atau kondisi di mana sepasang suami istri mengalami perceraian tidak bisa memiliki hubungan yang harmonis kembali. Akhirnya anak tersebut harus mengalami kondisi yang di luar dari dugaan mereka sebagai sebuah keluarga. Sayangnya terlahir di keluarga broken home memang selalu dimaknai dengan hal yang negative dan dianggap menyakitkan.

Hal ini sebenarnya tidak bisa terbantahkan, mengingat banyak anak yang merasa bahwa dengan kondisi tersebut mereka harus menghadapi kenyataan dunia yang seharusnya belum waktunya  mereka ketahui atau tidak mereka rasakan di usia muda. Namun perlu Anda ketahui dan pahami, informasi berikut ini dapat membantu mengenai fakta anak broken home yang tidak selamanya buruk.

Mandiri

Sumber : pixabay

Ketika Anda mendengar kata broken home, pasti yang ada di pikiran anda adalah sifat yang buruk dan juga membebani seorang anak. namun faktanya tidak selamanya anak broken home selalu memiliki karakter yang buruk dan juga menghadapi masa depan yang menyakitkan. fakta pertama yang bisa anda ketahui mengenai anak broken home, mereka umumnya lebih mandiri dibandingkan anak-anak lainnya.

Hal ini dikarenakan mereka harus menghadapi masalah orang tua, dan juga kenyataan bahwa keluarga mereka tidak harmonis dalam usia yang cukup muda. hal ini jelas mendukung anak-anak tersebut terpaksa untuk berpikir dan juga hidup secara mandiri. meskipun ada hal-hal yang dianggap menyakitkan atau menyedihkan, di sisi lain mereka menjadi seseorang yang lebih tangguh dan kuat menghadapi lingkungan.

Pandai Mengenali Lingkungan

Sumber : pixabay

Jika selama ini pandangan seorang anak-anak terhadap lingkungan dan juga dunia selalu baik atau menyenangkan. Berbeda dengan anak-anak yang harus menghadapi masalah dan juga mengalami broken home. Mereka sudah menghadapi seperti apa kenyataan dunia. Di mana tidak semuanya indah dan tidak semua apa yang diinginkan akan tercapai, bahkan setelah anda usaha sekalipun. Hal ini tentu saja berdampak pada karakter anak anak broken home. Dimana fakta ke-2 yang bisa Anda pahami adalah mereka lebih memahami situasi yang terjadi pada lingkungan. Di sisi lain mereka akan tumbuh menjadi seseorang yang lebih realistis dan juga bisa membuka mata akan hal-hal yang terjadi di sekitar.

Namun tak jarang juga beberapa anak yang mengalami kondisi broken home dan tidak sehat secara mental, akan berimbas kepada karakter mereka yang berkebalikan. Misalnya saja mereka memandang sebuah dunia penuh dengan imajinasi dan sesuai yang mereka inginkan. Jika sudah seperti ini tentu saja akan berbahaya dan mereka akan menghadapi kehidupan yang sulit di gambar lingkungan masyarakat.

Lebih sensitif

Sumber : pexels

Percaya atau tidak, fakta anak broken home selanjutnya yang harus anda ketahui. Mereka umumnya lebih sensitif dibandingkan anak-anak lainnya. Hal ini dikarenakan adanya faktor yang merasa bahwa mereka lebih aman serta banyak disukai oleh banyak orang karena sifat dewasa dan juga mereka yang memahami kondisi yang berbeda, dibandingkan anak-anak lainnya yang tidak berasal dari keluarga yang broken home. Seringkali tempat ini menjadikan mereka lebih luas dibandingkan teman-temannya atau bahkan lebih memahami permasalahan, dibandingkan anak seusianya. Hal ini menjadikan mereka lebih sensitif terhadap perasaan dan juga lebih mengerti apa yang orang lain rasakan. Jika hal seperti ini terjadi tentu saja yg bisa menjadi amal yang baik karena peduli dengan orang lain, dan merupakan hal yang sangat baik yang diharapkan dimiliki oleh semua orang.

Pintar Beragumen

Sumber : worldwidebuddies

Tidak bisa dipungkiri karena beberapa anak broken home hidup di dalam lingkungan yang penuh akan argumen atau perbedaan prinsip yang terjadi antara ayah dan ibunya. Hal ini menjadikan anak anak broken home seringkali pintar dalam berargumen atau bagaimana cara mempertahankan prinsip yang mereka miliki. Meskipun begitu efek positifnya adalah anak-anak tersebut bisa hidup sesuai dengan prinsip ataupun pribadinya. Namun mereka akan mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan anak-anak lainnya. bagi mereka yang tidak suka dengan sifat anak-anak baru kenal yang seringkali rendem atau membetulkan kepercayaan dan juga keamanan yang tinggi.

Informasi diatas menjelaskan bahwa tidak selamanya anak broken home akan memiliki karakter yang buruk. Tidak bisa disalahkan bahwa anak-anak yang mengalami kondisi broken home tidak bisa melakukan apapun atas kondisi yang dialami dan juga keegoisan orang tua  mereka. Tetapi bagi para anak broken home, kondisi tersebut bukanlah hal yang harus dipasrahkan dan dianggap bermasalah. Mereka tetap bisa maju dan berkembang serta sukses meskipun dengan kondisi tersebut.

Artikel terkait :