6 Tanda Kamu Mulai Beranjak Dewasa

Mulai mencintai proses hidupmu sampai sekarang

Definisi dewasa pada dasarnya tidak berkaitan dengan umur. Yang lebih tua belum tentu lebih dewasa daripada yang lebih muda, begitu pula sebaliknya.

Seseorang dikatakan beranjak dewasa jika telah mengalami fase dimana banyak perubahan atas diri dan kehidupannya. Terutama pada sikap yang diambil ketika menanggapi perubahan tersebut.

Ini dia beberapa tanda jika kamu mulai beranjak dewasa.

1. Mampu mengontrol emosi

Mampu mengontrol emosi

Ini bukanlah kemampuan yang datang begitu saja pada usia tertentu. Butuh banyak pengalaman dan kecerdasan emosional yang bagus agar kamu mampu mengontrol emosi.

Jika sebelumnya kamu sering mudah terpancing untuk marah, sedih atau senang, ketika beranjak dewasa dan mampu mengontrol emosi kamu akan lebih dapat mengatur diri dan emosi kamu agar tidak mudah terpancing akan hal-hal kecil. Atau singkatnya kamu akan tetap tenang meski sedang merasan emosi-emosi tersebut, tidak menunjukkannya secara berlebihan.

Tahap pendewasaanmu lebih meningkat ketika mampu tetap tenang meskipun sedang berada dalam situasi paling sulit.

 

2. Mengikhlaskan masa lalu

Mengikhlaskan masa lalu

Berbicara tentang masa lalu memang terkadang akan membuatmu lebih sensitif. Karena tidak semua masa lalu itu manis, bahkan mungkin sebagian besar masa lalu adalah pengalaman kurang baik yang dapat memberikan luka, entah itu dulu atau bahkan hingga sekarang. Lebih parah lagi jika masa lalu tersebut mampu membuatmu memiliki trauma psikis, karena butuh usaha lebih keras untuk menghilangkan trauma tersebut.

Salah satu cara agar kamu mampu berdamai dengan masa lalu adalah dengan mengikhlaskannya. Memang sangat sulit untuk menerapkan hal yang satu ini. Tetapi tidak ada salahnya untuk dicoba secara perlahan. Karena ketika kamu berhasil mengikhlaskan suatu hal, apalagi dari masa lalu maka secara psikis pun kamu akan lebih tenang.

Karena salah satu proses pendewasaan diri adalah ketika kamu tidak lagi mudah terganggu ketika membicarakan tentang masa lalu.

 

3. Mulai merangkai rencana masa depan

Inilah saatnya kamu mulai merencanakan masa depan dengan lebih teliti. Kamu tidak lagi mencoba keinginan-keinginan sesaat yang kamu anggap menarik. Tapi kamu mulai merangkai ceritamu dari hari ke hari sampai bertahun-tahun kemudian. Kamu juga lebih realistis dalam berfikir dan memikirkan apa saja kapasitas yang kamu miliki agar rencana-rencanamu berjalan dengan baik.

 

5. Mengerti arti tanggung jawab

Saat beranjak dewasa kamu akan paham bagaimana pentingnya sebuah tanggung jawab. Kamu tidak lagi bisa hanya memikirkan kepentinganmu sendiri dengan mengabaikan kepentingan orang lain. Kamu juga tidak bisa meninggalkan sebuah pekerjaan atau tugas begitu saja tanpa menyelesaikannya.

Kamu akan semakin paham seberapa berartinya sebuah tanggung jawab yang pada akhirnya juga akan berpengaruh pada dirimu sendiri.

 

5. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin

Memanfaatkan waktu sebaik mungkin

Jika sebelumnya kamu dengan mudah menghabiskan waktu hanya sekedar untuk bersenang-senang, maka dalam proses pendewasaan diri semua itu perlahan akan berkurang. Kamu pasti berpikir dua kali sebelum melakukannya, karena waktu sangatlah berharga dan akan lebih baik jika menghabiskan waktu untuk melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat, terutama bagi masa depan kamu.

Bukan berarti kamu tidak membutuhkan istirahat atau bersantai, itu tetap sangat diperlukan. Tetapi kamu akan melakukannya hanya jika merasa lelah dengan rutinitasmu.

 

6. Mulai mencintai proses hidupmu sampai sekarang

Mulai mencintai proses hidupmu sampai sekarang

Proses hidup itu tak selamanya mulus, tak selamanya pula sesuai dengan keinginan kita. Pasti akan ada masa dimana kita mengalami proses hidup yang berat, mengambil keputusan yang salah, hingga berpengaruh pada kualitas hidup kita. Sehingga tidak sedikit diantara kita yang menyalahkan proses hidup tersebut.

Namun, saat beranjak dewasa kamu perlahan akan mulai memahami makna dari proses hidup tersebut. Mengingatnya sebagai hal-hal yang perlu kamu waspadai atau bahkan hindari jika itu terjadi lagi di masa depan. Sehingga kamu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, tetapi justru mengambil langkah lain yang mampu memperbaikinya.

 

Baca Juga: